Wednesday, 06 September 2006
for my mom
![]()
entah kenapa gw tiba² kangen sama my mom
emang bener kata pepatah...kasih ibu sepanjang masa,kasih anak sepanjang galah
ah...mom...apakabar hari ini...
baek²aja kan....aku tau beliau mengkhawatirkan diriku setiap saat
tapi aku.....
ah..benar² anak durhaka aku ini...
hanya mengingatnya sepenggal² waktu saja
mengingat beliau hanya disaat aku berada dalam kesusahan
entahlah patut bersyukur ato tidak atas kesusahan² yg Tuhan berikan kepadaku
tapi setidaknya, dalam setiap kesusahan yg datang bertubi² sprt pasukan perang
aku jadi bisa lebih sering mengingat beliau
dan aku pun tau,
dalam setiap kesusahan itu selalu ada doa dan kasihmu untuk ku
mom...
maafkanlah anakmu yg durhaka ini....
biarpun aku tau beliau selalu memaafkan setiap kesalahanku
dan selalu berdoa untuk keselamatanku
mom...
i miz u....
kan kucoba menebus kesalahan²ku
kan kucoba lebih banyak mengingatmu
entah dalam susah atopun senang
your my mom
i luv u......
05:35 Posted in Luv in Memoriam | Permalink | Comments (0) | Email this
senyuman itu...
i miz her...sedang apa kamu saat ini?
apa kabarmu hari ini?
smoga km masih tersenyum sampe saat ini....
karena hari ini gw melihat senyum yg sama seperti dulu
saat kau terseyum...
tenang² sajalah km disana...
teruslah tersenyum walau gw tau senyuman itu bukan untukku
dan tidak bersamaku saat ini....
tapi stidaknya gw masih mengingat dng jelas senyumanmu di otak ku
yg mulai lemah untuk mengingat semua itu...
terima kasih untuk senyumanmu...
i miz u
03:08 Posted in Luv in Memoriam | Permalink | Comments (0) | Email this
Tuesday, 23 August 2005
Sebelum hari ini...
Senin, 8 agustus 2005 jam 8 lewat seperempat, aku dpt telpon dari seorang cewe, tapi entahlah apakah aku harus senang atau tidak, yg jelas aku bingung campur aduk ketika dia bertanya padaku
"apakah kau serius denganku ?"
- "ya, aku serius" -
"menikahlah denganku"
- "aku mau, kapan ?"
"kamu serius ?"
- "ya, aku serius ?"
"baiklah temui aku besok pagi"
ah...kenapa bibirku mengatakan iya, apakah ini dari kata hatiku, s'moga saja iya. Entahlah aku tak tau, yg pasti aku harus menjalaninya karena ini keputusanku. Ya...inilah keputusan seorang laki2 yg dididik oleh ortuku hingga menjadi seperti ini. Tak ada sesuatu yg plin plan lagi dalam hidupku. Bukankah pernah kukatakan pada diri sendiri bahwa kehidupan penuh dengan pilihan, pilihan yg menuntut kita untuk mengambil suatu keputusan, walaupun ini adl keputusan yg tersulit selama aku hidup.
Sejenak aku berpikir akan kehidupan selanjutnya. Ah sial....berbagai pertanyaan mendera otakku
"bagaimana aku ngasih makan keluargaku ?"
"bagaimana jika terjadi banyak masalh dalam keluargaku ?"
"bagaimana aku membahagiakan anak dan istriku ?"
"bagaimana dan bagaimana yg lain lainnya......"
Entahlah bagaimana kehidupanku selanjutnya aku tak bisa berharap banyak dengan keadaan diriku saat ini.
esok hari, setelah hari itu
gw dan cewe gw cerita banyak tentang kedupan masa lalu kami, baik yg baik maupun yg buruk, semua dibeberkan demi untuk sebuah hubungan yg serius. Akhirnya kami sepakat untuk menjalaninya. Ternyata susah juga usaha gw buat ngeyakinin dia bahwa hubungan ini hubungan yg serius. ya inilah tantangan dalam hidup...tantangan yg memaksaku untuk tetap berusaha maju, apapun resiko yg akan dihadapi.
2 ato 3 hari setelah hari itu....dia berkata...
"lebih baik hubungan ini kita akhiri sampai disini"
aaaaaaaaaaaaah ini gila....otakku rasanya kosong, aku ga isa berpikir...perutku..ah kenapa perutku berdetak...ah gila ini benar2 gila, inikah permainan dalam hidup ? aaah sial perut dan jantung semakin berdetak keras aku ga tau harus bagaimana.....
---
uh...entahlah kenapa hidupku penuh dengan tekanan. Tekanan batin yg ruwet dihati dan pikiran. Ya inilah tekanan seorang yg miskin, tekanan yg ga isa terobati, hidup seperti mati...ya seperti mayat yg berjalan tanpa arwah, sebuah arwah yg bisa membuatku hidup lebih berarti.
Satu pertanyaan yg sampai saat ini belum mampu aku temukan jawabannya
"benarkah ini jalan hidup yg Engkau berikan padaku wahai Tuhan ku ?"
tapi terimakasih atas segala yg Engkau berikan padaku sampai saat ini, aku tak kan pernah menyesali hidup ini bahkan untuk hal bodoh sekecil apapun yg aku lakukan seperti saat ini, entah ini hal bodoh ato bukan, tapi aku tak akan pernah menyesalinya karena telah mengenal, menyayangi, dan mencintai "nya", malah mungkin aku harus mensyukurinya karena Kau, Kau Tuhanku yg telah mempertemukanku dengan "nya".
Hanya satu keinginanku sampai saat ini. Bukan keinginan untuk menjadi seorang kaya, karena ini hanyalah kainginan seorang miskin yg ingin sebuah hidup yg lebih berarti, "sadarkanlah dia betapa aku benar benar mencintainya".
Jika waktu berpihak padaku, jika keberuntungan mendukung, jika kesempatan sedikit saja mau berbaik hati. Mungkin aku tak akan berharap banyak.
Amien
buat seseorang yg gw sayangi sampe saat ini : seandainya saja kau mau berjuang bersamaku, aku akan berusaha untuk membahagiakanmu. Terimakasih atas semua yg kau berikan padaku, thx telah menjadi spirit dalam hidupku.
04:50 Posted in Luv in Memoriam | Permalink | Comments (6) | Email this
Saturday, 20 August 2005
Cinta....?huehuehue
Cinta....?heuhuehue, entah kenapa banyak yang mengagung-agungkan nama cinta tapi banyak juga yang mencaci dan membencinya.Apakah ada yang salah dengan kata "Cinta" ?
Cinta...?Hmm...menurut gw dalam hidup perlu adanya cinta, kalau ga perlu, buat apa Tuhan kasih kita hati buat merasa?Karena itu banyak tumbuh cinta monyet, cinta buta, cinta ranjang alias making lope, tapi benarkah ada cinta yang bener bener cinta sejati? Jawabannya ada dihati kita sendiri.
Huehuehue, sampai sautu saat gw pernah berpikir bahwa cinta adalah neraka bila suatu kisah cinta berakhir tanpa bahagia yangmembuat kesedihan seperti tak berujung, tanpa batas. Uh...kisah cinta yang begitu menyakitkan,lebih baik tidak menciptakan rasa cinta lagi, tetapi untuk apa Tuhan menciptakan rasa cinta disetiap hati manusia? Apakah hanya untuk merasakan pahitnya cinta? Oh..tidak. Aku sudah terlalu sering merasakannya, lebih baik hidup tanpa rasa cinta, mengalir...dan akhirnya mati. Cinta dan Benci adalah saudara, mereka selalu melengkapi dan saling menciptakan satu dengan lainnya, yang selalu menyelimuti kehidupan manusia.
Tapi apa yang terjadi?Hahahahaha.....sekarang aku sedang merasakan hal itu, benarkah ini rasa cinta? Menurut kalian rasa cinta itu apa dan bagaimana?
00:58 Posted in Luv in Memoriam | Permalink | Comments (3) | Email this

